Mewacanakan Madrasah Ramah Lingkungan: Impementasi Kurikulum Merdeka
Mamuba.sch.id. Isu lingkungan menjadi salah satu dimensi dalam Kurikulum Merdeka. Dalam projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila isu lingkungan termasuk dalam program gaya hidup berkelanjutan. Di Madrasah, program ini sangat mungkin untuk dilakukan.
Diketahui bahwa madrasah memiliki karakteristik khas, utamanya dalam bidang keislaman. Artinya, implementasi isu lingkungan sangat mungkin untuk dilakukan, mengingat menjaga alam adalah salah satu perintah agama yang bernilai ibadah. Sebuah maqolah, "kebersihan adalah sebagian dari iman."
Sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui. Kaitannya dengan Kurikulum Merdeka, program pengelolaan sampah yang berujung para kegiatan ramah lingkungan dapat dilakukan. Sangat mungkin untuk dilakukan. Yang perlu dilakukan adalah bagaimana aturan mainnya.
Baca juga: LP Maarif Jepara Siap Implementasikan Kurikulum Merdeka di Madrasah
Idealnya program ini dilakukan secara bertahap agar dapat menjadi kebiasaan. Melatih kebiasaan bukan hal yang mudah. Diperlukan ujicoba beberapa kali, bahkan berkali-kali agar dapat menjadi kebiasaan.
Kebiasaan apa yang akan diterapkan? Yang pertama adalah kebiasaan membuang sampah pada tempatnya. Tempat ini bukan sekadar tong sampah atau pembuangan di pinggir jalan, bukan. Tempat yang dimaksud adalah dengan memisahkan minimal menjadi dua, yaitu organik dan ono-organik dengan segala turunannya. Ini adalah langkah awal yang dapat dilakukan.
Menunjang kegiatan tersebut, penyediaan tempat sampah yang ramah juga harus ada. Jangan sampai sampah yang sudah terpisah dari hulu, di tempat pembuangan akhir kembali dicampur. Alhasil, sampah tidak dapat diolah dengan baik. Ini yang terjadi di banyak tempat.
Dalam menjalankan program ini, partisipasi dari para siswa yang tergabung dalam OSIS atau IPNU-IPPNU sangat penting. Mereka yang akan menjalankan dan memantau program ini. Pemantauan dilakukan secara berkala. Piket harian bukan hanya membersihkan kelas, tetapi juga memastikan sampah benar-benar sudah "beres".
Sebelum atau bersamaan dengan proses tersebut, penting juga memberikan wawasan tentang lingkungan kepada para siswa agar mengetahui dampak positif dan negatif dari sampah plastik. Pentingnya membawa tas atau pembungkus yang ramah, jenis-jenis botol yang dapat dipakai kembali atau hanya sekali pakai. Dan masih banyak lainnya.
Baca juga: Kurikulum Merdeka Siap Diimplementasikan di Mamuba
Kegiatan lain yang dapat dilakukan adalah dengan penanaman pohon atau tanaman di lingkungan madrasah. Baik itu pohon dengan jangka usia pendek maupun panjang, sesuai dengan kondisi madrasah. Atau tanaman obat, hiasan, dan beragam jenis lainnya.
Keberhasilan program ini tidak dapat hanya ditangani oleh siswa. Semua elemen di madrasah harus mendukung dan memiki pemahaman yang sama agar sekolah ramah lingkungan dapat diwujudkan. Harapan besarnya adalah para siswa menjadi terbiasa dan membawa kebiasaan baik ini di lingkungan masing-masing. Dengan begitu akan tampak kontribusi nyata madrasah kepada masyarakat dalam jangka panjang.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Di Bawah Langit Malam, Sepuluh Obor Menyalakan Satu Tekad
Mamuba.sch.id- Malam itu, langit di atas halaman MA Matholiul Ulum Banjaragung seperti ikut menahan napas. Pukul 19.30 WIB, keheningan malam pecah bukan oleh sorak-sorai, melainkan
MAKESTA Warnai MATAMUDA 2026 MA Matholiul Ulum Banjaragung
Mamuba.sch.id- Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) menjadi salah satu rangkaian acara yang mewarnai Masa Ta'aruf Murid Baru (MATAMUDA) 2026 MA Matholiul Ulum Banjaragung. Kegiatan ini
MA Matholiul Ulum Banjaragung Gelar Tes Wawancara Potensi Akademik dan Baca Al-Qur'an Bagi Murid Baru
Mamuba.sch.id- MA Matholiul Ulum Banjaragung menggelar Tes Wawancara Potensi Akademik dan Tes Baca Al-Qur'an sebagai bagian dari rangkaian Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) tah
Panitia MATAMUDA 2026 MA Matholiul Ulum Banjaragung Ikuti Pelatihan, Siap Sambut Peserta Didik Baru
Mamuba.sch.id- Panitia Masa Ta'aruf Peserta Didik Baru (MATAMUDA) 2026 MA Matholiul Ulum Banjaragung mengikuti pelatihan selama dua hari, yakni pada 7-8 Juli 2026. Pelatihan ini di
Tiga Peserta Didik MA Matholiul Ulum Banjaragung Lolos Seleksi UMPTKIN, Tembus Kampus Negeri Ternama
Mamuba.sch.id- Kabar membanggakan kembali datang dari MA Matholiul Ulum Banjaragung. Sebanyak tiga peserta didiknya dinyatakan lulus seleksi Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan
MA Matholiul Ulum Banjaragung Gelar LPJ Sambil Rekreasi di Bendungan Logung Kudus
Mamuba.sch.id- Madrasah Aliyah Matholiul Ulum Banjaragung melaksanakan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dengan konsep berbeda, yakni dipadukan dengan kegiatan rekreasi di Bendungan
MA Matholiul Ulum Banjaragung Teken MoU dengan LPK Andy dan Ahass Muncul Jaya Motor
Mamuba.sch.id- Madrasah Aliyah Matholiul Ulum Banjaragung resmi menjalin kerja sama strategis dengan dua lembaga mitra, yakni Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Andy dan Ahass Muncul Ja
MA Matholiul Ulum Banjaragung Gelar Kurban Idul Adha 2026, Jadikan Ajang Edukasi Fiqih bagi Siswa
Mamuba.sch.id- MA Matholiul Ulum Banjaragung kembali melaksanakan salah satu agenda tahunan yang paling ditunggu-tunggu yaitu penyembelihan hewan kurban. Bertempat di halaman madra
Haflah Akhirussanah MA Matholiul Ulum Banjaragung 2026: Momen Haru Pelepasan 56 Putra-putri Terbaik
Mamuba.sch.id- MA Matholiul Ulum Banjaragung kembali menorehkan momen bersejarah. Pada 13 Mei 2026, madrasah yang bernaung di bawah Yayasan Tarbiyatul Islam Matholiul Ulum Banjarag
MA Matholiul Ulum Banjaragung Menjadi Tuan Rumah Rapat Kerja Dinas KKMA 02 Jepara
Mamuba.sch.id- Madrasah Aliyah (MA) Matholiul Ulum Banjaragung mendapat kehormatan sebagai tuan rumah pelaksanaan Rapat Kerja Dinas Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) 02 Jepara



